Sunday, March 5, 2017
Wednesday, September 7, 2016
LAPORAN WORKSHOP
“PENGEMBANGAN PROGRAM PERPUSTAKAAN
SEKOLAH”
Sekolah Madania, Jumat 19 Agusus 2016, Pukul 08.00-11.00
Oleh : Tita Hendaryani
– Pustakawati SMP Kesatuan
Materi pertama
dari workshop ini adalah “Membuat Kegiatan Menarik di Perpustakan” yang
disampaikan oleh Aryansyah Karyatin dan Bambang Sulistio. Kedua pembicara adalah teacher librarian atau guru pustakawan Sekolah Madania tingkat primary atau Sekolah Dasar.
Mengapa perlu
ada kegiatan menarik di Perpustakaan?
Kegiatan di Perpustakaan yang dimaksud adalah memberi materi yang akan memberikan pemahaman
bagi siswa mengenai bagaimana
menggunakan resources khususnya yang
ada di Perpustakaan dengan cara atau metode yang lebih fun dan menyenangkan. Tujuannya selain mengajarkan cara mencari informasi
yang benar, tepat dan cepat kegiatan ini diharapkan dapat menjauhkan pelajar
dari hal seperti copy paste, plagiat maupun kemalasan berpikir dan berkarya.
Beberapa
kegiatan yang dapat dilakukan tersebut diantaranya adalah
·
Bermain
games dengan memanfaatkan koleksi bahan pustaka yang dimiliki sekolah misalnya :
Ö
Dictionary
Detective games yaitu games yang mengajarkan bagaimana menggunakan kamus dengan
benar dan tepat
Ö
ABC order
classification games permainan memperkenalkan prinsip DDC biasanya untuk kelas
1-3 SD
Ö
Dewey
Decimal Classification (DDC) games memperkenalkan sistem pengklasifikasian buku
berdasarkan subjek. Materi ini diberikan untuk kelas 5 dan 6 SD
·
Berkarya
dengan memanfaatkan koleksi perpustakaan seperti membuat paper atau karya
tulis.
Saat pembuatan karya ilmiah pelajar memerlukan
banyak referensi diantaranya adalah ensiklopedia. Teacher
librarian mengambil peran untuk mengajarkan penggunaan ensiklopedia .
·
Make
Fiction /Nonfiction Story yaitu membuat cerita karya sendiri baik itu fiksi maupun
non fiksi seperti Biografi, cerita sejarah ataupun pengetahuan ilmiah.
Materi kedua
mengenai Tips dan Teknik menjadi
Seorang Story Teller yang Baik dibawakan
oleh Ibu Ninik Ni’matur Rahmaniah seorang Guru di Madania yang juga ahli dalam
mendongeng. Pada sesi ini pembicara
menekankan pentingnya kegiatan mendongeng baik itu sekolah maupun untuk pribadi
sebagai orang tua. Karena perkembangan
zaman dan kemajuan teknologi kegiatan mendongeng ini sudah bayak ditinggalkan,
padahal medongeng memiliki banyak manfaat dan dampak positif terhadap
anak-anak. Diantaranya adalah :
·
Theather
of mind
·
Merangsang
imajinasi dan kreativitas
·
Meningkatkan
kecerdasan berbahasa anak, keterampilan berfikir dan kecerdasan emosi
·
Hubungan
yang akrab : mempererat ikatan emosional dengan orang tua
·
Penanaman
nilai moral dan etika
·
Dongeng
keluarga yang lebih bersifat pribadi
·
Pelestarian
value
·
Pengenalan
budaya dan kelompok lain
·
Dongeng
itu sehat (bibliotheraphy)
·
Mendongeng
itu asyik
Dongeng memang
tidaklah mudah untuk seorang pemula, namun semakin kita sering mendongeng,
membacakan cerita maka akan terlatihlah kita sebagai seorang pendongeng. Agar
sukses mendongeng seorang pendongeng
perlu memiliki niat yang kuat, memperhatikan
tema dongeng yang sesuai atau diminati oleh pendengar, pendongeng bisa juga membuat cerita sendiri,
dongeng sebaiknya pendek dan mengangkat budaya sendiri. Sebagai pendongeng gaya bicara, berbahasa
tentulah harus baik dan benar, tutur kata diucapkan dengan jelas dengan
intonasi yang tepat dan tidak membosankan. Pendongeng juga perlu menciptakan
suasana dimana pendengar seolah-olah merasakan situasi dalam cerita yang disampaikan.
Refleksi dari
workshop ini adalah :
·
Kegiatan di perpustakaan dengan memberikan
materi-materi mengenai perpustakaan dan informasi diperlukan untuk menambah skill
siswa sebagai pembelajar menuju jenjang yang paling tinggi (universitas)
·
Skill yang dimaksud berkaitan erat dengan
literasi yaitu kemampuan mengakses,
memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas salah satunya mealaui membaca.
·
Kegiatan
ini memang sudah dilakukan oleh berbagai sekolah yang mengadopsi kurikulum luar
negeri. Untuk sekolah nasional
sepengetahuan saya belum ada role model
atau percontohannya karena umumnya pustakawan di sekolah hanya melakukan
pekerjaan administratif bukan sebagai guru pustakawan.
·
Kurikulum
luar memungkinkan untuk dibuatkan jadwal kelas perpustakaan sedangkan kurikulum
nasional yang memiliki jadwal pelajaran yang padat memerlukan usaha tersendiri pihak
sekolah terutama kepala sekolah dan bagian
kurikulum sebagai pembuat kebijakan. Sedangkan peran pustakawan untuk membuat
kegiatan atau kelas perpustakaan dapat berkolaborasi dengan guru Bahasa Indonesia
dan guru Bahasa Inggris. Hal itupun masih
perlu pengkajian mendalam dikarenakan perbedaan standar kompentensi dan
penilaian yang diinginkan oleh guru bidang studi terkait.
·
Kegiatan
perpustakaan yang sudah berjalan di SMP kesatuan adalah Sosialisasi
Perpustakaan di awal tahun ajaran baru. Sosialisasi perpustakaan lebih
merupakan kegiatan memperkenalkan Perpustakaan (peraturan dan sirkulasi) serta
memberikan gambaran singkat bagaimana mencari buku di perpustakaan (pengenalan
nomor Dewey Decimal Classification). Kegiatan ini pun belum menyentuh aspek skill perpustakaan yang lebih mendalam
seperti yang sudah diajarkan di Sekolah
Madania ataupun sekolah bertaraf internasional lainnya.
·
Kegiatan
atau kelas perpustakaan diselenggarakan oleh guru pustakawan ataupun guru yang
memiliki keahlian dibidang kepustakaan, memiliki jadwal kelas perpustakaan,
mempersiapkan materi dengan membuat lesson
plan, dan mengevaluasi hasil pembelajaran siswa.
Monday, May 23, 2016
DONASI BUKU UNTUK PERPUSTAKAAN SMP KESATUAN TAHUN 2016
Perpustakaan SMP Kesatuan sering kali menerima donasi buku-buku baik dari siswa maupun orang tua murid. Ini adalah salah satu bentuk perhatian dan partisipasi siswa dan orang tua dalam mengembangkan Perpustakaan Sekolah. Kami ucapkan terima kasih banyak atas dukungannya, semoga buku-buku yang di donasikan bermanfaat untuk sekolah.
Berikut adalah daftar buku hasil donasi siswa dan orangtua yang kami terima sepanjang tahun 2016
Haki Verdian (IX-4), pada tanggal 8 Maret 2016 mendonasikan buku koleksi favoritnya berjudul Student Guide Book for Dummies karya Kevin Anggara. Terima kasih telah mendonasikan salah satu buku best seller di Indonesia. Semoga buku ini bermanfat untuk pembaca Perpustakaan.
Ahmad Rizki Zaki (IX-3), pada tanggal 21 Maret 2016 menyumbangkan buku yang berjudul Why : Fish. Buku seri Why ini merupakan buku yang paling banyak dicari dan disukai siswa pengunjung Perpustakaan. Terima kasih atas sumbangannya Zaki, buku ini akan melengkapi koleksi buku seri Why yang belum ada di Perpustakaan.
Jennifer Celine W. (VIII-5), mendonasikan bukunya pada tanggal 9 Agustus 2016 yang berjudul Dunia Anna karya Jostein Gaardner dan Ngenest karya Ernest Prakarsa.
Erven Jovanka (IX-2) , pada tanggal 11 Agustus 2016 menyumbangkan buku yang berjudul D'Angel Rose karya Luna Torashyngu
Viviana Anya Putri (IX-2) , pada tanggal 11 Agustus 2016 menyumbangkan buku yang berjudul Awakened karya Ednah Walters
Raissa Nur Annamira (VIII-6) , pada bulan September sampai Oktober 2016 menyumbangkan buku-bukunya yaitu :
1. Paper Town karya John Green
2. Fantasteen : Ghost Dormitory in Cairo Karya Marsella Azuella
3. Fantasteen : 23 Days karya Azizah Amatullah
4. 7 Kisah Klasik Edgar Allan Poe karya Edgar Allan Poe
Angeline Queency, pada tanggal 13 Desember 2016 Menyumbangkan Buku berjudul a Room with a View karya E.M. Forster
Bapak Agus Supangkat (Kepala Sekolah) , pada tanggal 21 Desember 2016 Menyumbangkan Buku berjudul Trio Behel : popular Wannabe karya Putri Salsa, dkk
Berikut adalah daftar buku hasil donasi siswa dan orangtua yang kami terima sepanjang tahun 2016
Haki Verdian (IX-4), pada tanggal 8 Maret 2016 mendonasikan buku koleksi favoritnya berjudul Student Guide Book for Dummies karya Kevin Anggara. Terima kasih telah mendonasikan salah satu buku best seller di Indonesia. Semoga buku ini bermanfat untuk pembaca Perpustakaan.
Ahmad Rizki Zaki (IX-3), pada tanggal 21 Maret 2016 menyumbangkan buku yang berjudul Why : Fish. Buku seri Why ini merupakan buku yang paling banyak dicari dan disukai siswa pengunjung Perpustakaan. Terima kasih atas sumbangannya Zaki, buku ini akan melengkapi koleksi buku seri Why yang belum ada di Perpustakaan.
Jennifer Celine W. (VIII-5), mendonasikan bukunya pada tanggal 9 Agustus 2016 yang berjudul Dunia Anna karya Jostein Gaardner dan Ngenest karya Ernest Prakarsa.
Erven Jovanka (IX-2) , pada tanggal 11 Agustus 2016 menyumbangkan buku yang berjudul D'Angel Rose karya Luna Torashyngu
Viviana Anya Putri (IX-2) , pada tanggal 11 Agustus 2016 menyumbangkan buku yang berjudul Awakened karya Ednah Walters
Raissa Nur Annamira (VIII-6) , pada bulan September sampai Oktober 2016 menyumbangkan buku-bukunya yaitu :
1. Paper Town karya John Green
2. Fantasteen : Ghost Dormitory in Cairo Karya Marsella Azuella
3. Fantasteen : 23 Days karya Azizah Amatullah
4. 7 Kisah Klasik Edgar Allan Poe karya Edgar Allan Poe
Angeline Queency, pada tanggal 13 Desember 2016 Menyumbangkan Buku berjudul a Room with a View karya E.M. Forster
Bapak Agus Supangkat (Kepala Sekolah) , pada tanggal 21 Desember 2016 Menyumbangkan Buku berjudul Trio Behel : popular Wannabe karya Putri Salsa, dkk
Aku Cinta Indonesia
Aku Cinta Indonesia
Latar belakang menjadikan Ensiklopedia Seni Budaya dan Warisan Indonesia sebagai salah satu koleksi Perpustakaan adalah isi dan pembahasannya yang menarik dan sangat relevan dengan kurikulum KTSP maupun Kurikulum Nasional yang banyak mengangkat tema Indonesia. Buku ini dapat dijadikan bahan pengayaan sekaligus referensi untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPS, SBK, PLH bahkan IPA.
Membaca buku ini bagaikan melihat negeri ini secara utuh, dimulai dari sejarah awal, geografi, adat istiadat, suku bangsa kekayaan alam hingga kehidupaan saat ini dan semua yang khas tentang Indonesia terangkum dalam data, fakta dan gambar. Tidak membosankan karena gaya penulisannya yang sederhana dan lebih banyak disajikan foto-foto dan gambar sebagai salah satu daya tarik visual. Rasanya, ingin terus membuka lembaran demi lembaran hingga tuntas karena rasa penasaran dan keingintahuan untuk membaca dan melihat cerita dihalaman selanjutnya.
Buku ini akan sangat berguna untuk dunia pendidikan terutama mengenalkan sejarah dan budaya Indonesia kepada anak-anak tingkat SMP maupun SMA. Terlalu banyak hal-hal tentang Indonesia yang patut diketahui dan dicermati sehingga menjadi kebanggaan mereka sebagai anak Indonesia. Bacalah, temukan informasi-informasi yang belum terungkap dan pasti pembaca akan meyakini bahwa negeri ini indah, kaya, bermartabat dan terhormat.
Ensiklopedia Seni Budaya dan Warisan Indonesia
Ensiklopedia Seni Budaya dan Warisan Indonesia
Jilid 1: Sejarah Awal
Pembahasan mencakup:
Sejarah awal Nusantara: kondisi lingkungan Nusantara di masa purba, perkembangan flora dan fauna, cakupan wilayah Nusantara, asal-usul nama Nusantara
Masa prasejarah: zaman logam, zaman perunggu, zaman besi
Masa protosejarah: ciri masa protosejarah, kehidupan manusia protosejarah, model tembikar
Masa sejarah:permulaan sejarah Nusantara, proses masuknya agama Hindu dan Buddha, kerajaan Kutai Martadipura, kerajaan Sriwijaya, kedatangan Islam pada abad ke-7, kesultanan Samudra Pasai, kesultanan Bone
Jilid 2: Sejarah Modern
Pembahasan mencangkup:
Era Portugis: masuknya Portugis ke Nusantara, perlawanan terhadap Portugis, misionaris Portugis di Indonesia
Era Spanyol: penjelajah Spanyol, perlawanan rakyat Minahasa
Era VOC: perusahaan multinasional pertama di Indonesia, hak istimewa, politik divide et impera, kemunduran dan bubarnya VOC
Era pendudukan Belanda: sistem tanam paksam permukiman Jawa di Suriname, sejarah pembangunan jalan Anyer-Panarukan, kebun botani Bogor, Lembaga Eijkman
Masa penjajahan Jepang: propaganda Jepang di Indonesia, sistem romusha, sistem stratifikasi sosial, pembentukan tentara pribumi oleh Jepang, persiapan kemerdekaan Indonesia
Pasca kemerdekaan: masa orde lama, masa orde baru, era reformasi
Jilid 3: Flora
Pembahasan mencangkup:
Indonesia sebagai surga flora dunia: asal-usul flora Indonesia, keragaman hayati Indonesia, persebaran flora Nusantara
Sejarah flora di Indonesia: perubahan geologi (flora di Dataran Sunda, di Dataran Sahul, flora daerah peralihan), oengaruh iklim (hutan hujan tropis, sabana, hutan bakau)
Hutan di Indonesia: hutan pegunungan, hutan basah air tawar, flora khas hutan air tawar, hutan musim, flora khas sabana, hutan produksi, taman nasional
Proses perke mbangbiakan flora: penyerbukan, penyebaran buah dan biji
Variasi flora di Indonesia: tanaman pangan, tanaman industri, tanaman hias, tanaman herbal, tanaman langka
Jilid 4: Fauna
Pembahasan mencangkup:
Negeri 1000 fauna
Sejarah fauna Indonesia: perubahan geologi, hewan prasejarah, zona fauna menurut Wallace dan Webber
Ragam fauna Indonesia: habitat perairan, habitat darat, habitat dua alam
Hubungan fauna dengan manusia: hewan ternak, hewan peliharaan, hewan pekerja
Fauna langka Indonesia: burung cendrawasih, harimau, anoa, babirusa, badak, orang utan, penyu, ikan mola-mola, ikan coelacanth
Jilid 5: Permainan & Olahraga
Pembahasan mencangkup:
Permainan tradisional: bentengan, gobak sodor, egrang, balap karung, panjat pinang, perahu naga, pencak silat
Perlombaan tradisional: adu domba, karapan sapi, adu kerbau (Toraja), adu ayam (Bali), ayam pelung , ayam ketawa, bambu gila
Olahraga modern: KONI, bulutangkis, sepak bola, tinju, angkat besi, balap sepeda
Kompetisi olahraga: Bali 10K Internasional, Indonesia Terbuka, Piala Sudirman, Liga Basket Nasional. PON
Tokoh olahraga: atlet legenda, mantan atlet
Jilid 6: Agama & Kepercayaan
Pembahasan mencangkup:
Agama di Indonesia
Aliran Kepercayaan: Kejawen, Sunda Wiwitan, Buhun, Tonaas Walian, Kaharingan, Tolottang, Wetu Telu
Bangunan keagamaan bersejarah: Masjid Istiqlal, Gereja Blenduk, Katedral, Borobudur, Prambanan, Kelenteng Sam Po Kong
Upacara dan tradisi: Ngaben, Pedak Siten, Ritual Tiwah, Pasola, Bambu Solo, ruwat pusaka, Gerebek Besar
Situs keramat: kamar 308, Sungai Opak, Saitus Keramat Beji, Gunung Lawu, Candi Pawon Sewu
Jilid 7: Manusia & Lingkungan Budaya
Pembahasan mencangkup:
Suku-suku di Indonesia, termasuk etnik campuran
Bentang alam Indonesia: lempeng Austronesia, Ring of Fire, garis Khatulistiwa, iklim, dan cuaca
Kehidupan masyarakat berdasarkan letak geografis: mata pencaharian, adat kebiasaan, karakteristik
Jilid 8: Bahasa & Sastra
Pembahasan mencangkup:
Bahasa di Nusantara: bahasa Austronesia, pengaruh bahasa Melayu, serapan bahasa asing, ragam bahasa daerah
Sejarah aksara Nusantara: perkembangan aksara di periode Hindu-Buddha, Islam, dan kolonial, media tulis (batum perunggu, logam mulia, bambu)
Ragam aksara: aksara Pallawa, aksara Kawi, aksara Arab-Melayu, aksara Gotik
Karya sastra: naskah kuno (Kakawin, Arjunawiwaha, Sutasoma, Legaligo), sastra Pujangga Lama, angkatan Pujangga Baru
Jilid 9: Arsitektur
Pembahasan mencangkup:
Riwayat arsitektur Indonesia: arsitektur Vernakular (rumah Joglo, rumah Gadang), arsitektur klasik (candi Hindu, candi Buddha), arsitektur Islami (keraton, masjid, kota pesisir), arsitektur kolonial
Tokoh arsitektur: YB Mangunwijaya, Friedrich S. Silaban, Achamd Noeman, Ciputra
Arsitektur unik kontemporer: Rumah Domes Ngeplen. Istana Wong Sintinx, Rumah Botol
Jilid 10: Seni Nasional
Pembahasan mencangkup:
Pengaruh budaya asing: Islam, Hindu-Buddha, Eropa, Cina
Ragam seni: seni ukir, seni anyam, seni tembikar, seni batik
Perkumpulan seni: Persagi, Poetra, Pelukis Front, Taring Padi, Pelukis Rakjat, Dewan Kesenian Jakarta
Seniman Indonesia: Raden Saleh, Affandi, Basuki Abdullah, Trubus, G. Sidharta
Jilid 11: Seni Pertunjukan
Pembahasan mencangkup:
Seni tari: tari bercorak prasejarah (Hadoq, Tor-tor, Kuda Lumping), tari bercorak Hindu-Buddha (Ramayana, Mahabharata, Panji), tari bercorak Islam (Saman, Zapin Melayu), tari istana (Bedhaya Ketawang, Manggala Yudha), tari rakyat (Ronggeng, Jaipong), tari kontemporer
Seni musik: alat musik tradisional (gamelan, siter, sasando), musik modern (keroncong, dangdut)
Seni pertunjukan: wayang (wayang kulit, warang orang, wayang suket), teater (Ludruk, Lenong), Reog Ponorogo, Debus
Seniman: Bokir, Mang Udjo, Didik Nini Thowok, Gesang, Bing Slamet
Jilid 12: Teknologi
Pembahasan mencangkup:
Teknologi pertanian: sistem irigasi, varietas unggul
Teknologi peternakan: kawin silang, inseminasi buatan
Teknologi informasi dan komunikasi: teknologi G4 berbasis OAFDM oleh Khoirul Anwar, PC Tablet Wakamini
Teknologi medis: Joe Hin Tjio (penemu kromosom 23)
Teknologi industri: pengemasan, pengapalan, otomotif, pesawat
Teknologi militer:peluru kendali, panser Anoa
Teknologi infrastruktur:Sosro Bahu, fondasi Cakar Ayam
Subscribe to:
Posts (Atom)














































